Kementerian Luar Negeri Indonesia menekankan bahwa tidak ada negosiasi dengan Israel yang terkait dengan rencana evakuasi Gaza.
Jakarta, compact.com - Kementerian Luar Negeri di Indonesia, Vahd Nabil Achmad Mulashela, juga menyerbu Indonesia ke Indonesia untuk Israel untuk K.
Tempat dan, saya tidak memiliki pertemuan antara Indonesia dan pemerintah untuk medis medis dengan waktu Hoder Ameera.
"Untuk di atas (untuk di atas), kita dapat mengatakan bahwa kita tidak bisa berbicara dengan Israel, Kamis (08/54/2025).
Baca Juga: Galang, Gaza dan Indonesia Geopolitik: Diplomasi Kemanusiaan
Waktu Israel merujuk ke Saluran 12 Laporan.Ini telah mencatat sumber -sumber diplomatik Israel di Gazana, bernegosiasi dengan lima negara untuk menerima Palestina.
Kelima negara adalah Indonesia, Somalia, Uganda, Sudan Selatan dan Libya.
"Beberapa negara menunjukkan lebih banyak terbuka sebelum mereka mendapatkan imigrasi sukarela dari Gaza Lane dari pelatih Suna.
Indonesia sendiri mengorganisir kelahiran, ketika dua ribu penjajah Perang Gaza di pulau pulau itu.
Baca Juga: Direktur DPD: Layanan untuk Gaza Oday Israel Fall, tidak ada kebutuhan perdamaian
Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono SA, Pulau Galang terpilih karena fasilitas pelindung jelas, mengingat bahwa situs tersebut telah digunakan sebagai tempat isolasi di bawah Pandemi Covid-19.
"Kami sedang melihat presiden (prabovo) kemarin dirujuk ke arid
Sugino mengatakan program persiapan Palestina di Indonesia terus jatuh tempo.
Oleh karena itu, Presiden Prabovo Subian mengatakan bahwa Sorni telah meminta izin dari orang -orang Palestina yang berdekatan.
Baca I: Pulau Galang di Gazans: Tujuan Baik, Penyebab Kelemahan
Ya, setiap saat bisa dilakukan, ya kami siap, "Kami siap."
Suzio mengatakan pada pertemuan terakhirnya dengan Prabova dengan otoritas Palestina, ia mengizinkan warganya diperlakukan di Indonesia.
Tetapi untuk mendapatkan otorisasi dari negara -negara tetangga, Sugiono mengatakan bahwa perjanjian itu masih berlangsung dalam proses pembicaraan saat ini.
"Tetap (persetujuan), ya. Ada pembebasan dan permintaan kemarin. Aplikasi yang mengatakan itu lebih teknis, misalnya. Kami siap," katanya.
Cahaya dunia dengan membaca, satu buku dapat membuka ribuan mimpi.Melalui kata kebenaran, Compass.com perlu membawa ribuan buku di daerah terpencil di Indonesia.Power Children membaca terlalu banyak, lebih banyak bermimpi.